• Minisun BC Banyuwangi

Meski di Tengah Pandemi, Ekspor Banyuwangi Menggeliat dengan Ekspor 1 Ton Produk Kelautan


Pada hari Kamis (18/02) yang cerah, langit bumi blambangan tersenyum ketika sejarah mencatat untuk pertama kalinya terjadi ekspor 1 ton langsung melalui Bandara Internasional Banyuwangi. Betapa istimewanya Banyuwangi, ketika perekonomian dunia sedang melesu akibat adanya pandemi, geliat ekspor Banyuwangi justru mulai memasuki era baru yang cerah. Sebanyak 1 ton produk kelautan berupa hasil budidaya koral milik CV. Baruna Jaya dan UD. Srikandi Aquarium lepas landas menuju Hongkong.


Produk kelautan sebesar 1 ton ini dilepas langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Dalam sambutannya, Ipuk menyampaikan optimismenya bahwa ekspor Banyuwangi dapat terus meningkat. Hal ini tak terlepas dari kolaborasi instansi di Banyuwangi yang mendukung pemulihan perekonomian di Banyuwangi, tak terkecuali di sektor ekspor. Tak lupa, Ipuk juga mengajak masyarakat Banyuwangi untuk berani menjadi eksportir-eksportir baru.


“Pemda. Banyuwangi mengucapkan terima kasih atas inovasi layanan KLINIK EKSPOR yang diinisasi oleh Bea Cukai Banyuwangi. Saya berharap inovasi yang sama juga dapat dibuka oleh instansi lainnya. Saya juga berharap masyarakat Banyuwangi dapat memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh Bea Cukai Banyuwangi ini, sehingga masyarakat pasti akan dipermudah untuk mengekspor produknya,” ungkap Ipuk.



KLINIK EKSPOR adalah layanan yang dibuka oleh Bea Cukai Banyuwangi secara GRATIS bagi para pelaku usaha yang telah atau baru akan memulai ekspor. Melalui layanan ini, eksportir dan calon eksportir akan diberikan asistensi terkait registrasi ekspor, prosedur ekspor, fasilitas/insentif ekspor, hingga dipertemukan dengan instansi terkait serta pelaku usaha lainnya. KLINIK EKSPOR dapat dijangkau melalui layanan whatsapp kantor Bea Cukai Banyuwangi 0811-333-88-333, media sosial kantor Bea Cukai Banyuwangi, atau dapat langsung berkunjung di Kantor Bea Cukai Banyuwangi.


Apa artinya inovasi tanpa sinergi, perlahan tapi pasti, kolaborasi antara Bea Cukai, Pemda. Banyuwangi, dan instansi terkait lainnya berhasil memperlihatkan bukti nyata konsistensi dan kesiapan Bandara Internasional Banyuwangi untuk ekspor langsung. Tercatat hingga tahun 2020, eksportir Banyuwangi masih harus mengirimkan barangnya ke luar negeri melalui Surabaya atau Bali. Hal tersebut mengakibatkan biaya pengiriman yang sangat besar dan risiko penurunan kualitas barang ekspor. Dengan siapnya Bandara Banyuwangi untuk ekspor langsung, pelaku eksportir di Banyuwangi tidak perlu khawatir lagi akan tingginya biaya ekspor dan penurunan kualitas barang.


Ayo SobatIsun berani untuk ekspor! Jangan ragu hubungi MinIsun, karena kami siap membantu produk riko mendunia!


#bcbanyuwangi #beacukaimakinbaik #isunbanyuwangi #ekspor #koral #banyuwangi #olshopbanyuwangi

8 tampilan0 komentar

Bea cukai banyuwangi

Jl. Raya Situbondo No.37, Ketapang,

Kab. Banyuwangi


Telp: (0333) 510177, Fax: (0333) 510858
Email: bcbanyuwangi@customs.go.id

  • Black Facebook Icon
  • Black Twitter Icon
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon

© 2021 by Lare Osing

Integrity Survey online (isun)

Nilai Kami!Tidak PuasKurang PuasCukup PuasPuasSangat PuasNilai Kami!