Tekan Rokok Ilegal sampai ke dalam Pasar


Perlawanan terhadap Rokok Ilegal di wilayah Kabupaten Banyuwangi memasuki minggu kelima (04/10 – 08/10). Perjuangan Pemda dan Bea Cukai Banyuwangi memasuki babak baru dalam memberantas peredaran Rokok Ilegal. Rencana aksi dan strategi semakin hari semakin dimantapkan demi mengoptimalkan kegiatan operasi bersama tersebut.


Kali ini operasi dipusatkan di lima kecamatan yaitu Kecamatan Pesanggaran, Genteng, Sempu, Glenmore, dan Kalibaru. Dengan strategi menyisir toko dan warung di luar jalan protokol tim berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 9.000 batang rokok ilegal berbagai merek seperti Dalill, GP 46, Swiss, GX Bold, Guci, dan Nat Geo. Dengan barang bukti tersebut tim berhasil mengamankan potensi kerugian negara sebesar Rp. 4.725.000, dengan nilai barang sebesar Rp. 9.180.000.





Selain meyisir toko dan warung yang berada di pinggir jalan tim juga masuk ke dalam pasar. Pemeriksaan dilakukan terhadap toko dan warung yang menjual produk tembakau serta menyisir tempat-tempat yang berkemungkinan disimpannya rokok di wilayah pasar. Banyak warga pembeli yang masih kebingungan dan penasaran dengan situasi operasi yang terjadi di dalam pasar. Tidak jarang dari mereka mengabil foto dan video sekadar memberikan informasi kepada kerabatnya bahwa ada kegiatan operasi.



Peran masyarakat dalam menekan peredaran rokok ilegal ini sangat besar. Diharapkan dengan adanya operasi yang sekaligus sosialisasi ini memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang bahayanya peredaran rokok ilegal. Adanya sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat sehingga dapat memberikan dan menyerbarkan informasi yang benar tentang rokok ilegal.


@banyuwangi_kab @ekonomi_bwi @diskopumperdagangan_bwi

#bcbanyuwangi #beacukaimakinbaik #isunbanyuwangi #cukai #rokok #rokokilegal #dbhcht

1 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua